Thursday, June 4, 2009
Diantara sadar dan tidak ku.
7 malam lalu dia datang melalui langit-langit kamar.
Melayang dekat pintu sebelah lemari.
Kehadirannya menerangi kamar.
dengan sayap warna warni...
seperti lembaran-lembaran cahaya...
Banyak pesan terlupa, hanya kalimat berikut yang kuingat:
'tangismu yang tercurah, saat memohon keselamatan untuk diri, untuk orang lain, untuk bumi, untuk mahluk, telah menyucikan semesta'
'tangismu yang tercurah saat menyaksikan keindahan Kami telah memberikan cahaya syahadat di hati mereka yang tertutup'
'itulah sejatinya wudhu bathin'
'Kami memohon pada Sang Dia agar kamu diberikan baju keindahan'
'Sang Dia katakan belum saatnya'
'hingga kau kuasai nafs mu'
'jangan menganiaya, jangan berbohong, jangan lepas marah, jangan menunda seruan qalam'
'juga jangan pula peristiwa ini kau ceritakan'
'maka baju keindahan akan dianugrahkan padamu'
Saya hanya bisa menengadah dan berucap 'Insya Allah ku kerjakan seruanNya'

